Arsip

Archive for the ‘ARTIKEL’ Category

Monolog Edminus Anderskor “Harus Jadi Presiden”

Monolog Edminus Anderskor Oleh Agus Susilo (Foto: Ansar Salihin, 2014)

Monolog Edminus Anderskor Oleh Agus Susilo (Foto: Ansar Salihin, 2014)

Catatan : Ansar Salihin
Sumber: http://lintasgayo.co/2014/06/03/monolog-edminus-anderskor-harus-jadi-presidenSumber: http://kuflet.com/2014/06/monolog-edminus-anderskor-telor-penonton/%5B/embed%5D

Pertunjukan teater monolog Edminus Anderskor Harus Jadi Presiden tampil di Gedung Teater Arena Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang Selasa (3/6/2014). Pertunjukan ini merupakan karya/sutradara/aktor Agus Susilo, seorang Penggiat Teater Rumah Mata Medan. Baca selengkapnya…

Hikayat Cantoi: Teater Tutur Aceh P.M.T.O.H Menuju Teater Modern – Acehmediart | Seputar Seni Aceh

Motif Emun Berangkat Kerawang Gayo

Untitled-2 copy

Selengkapnya Klik diMotif Emun Berangkat dalam Seni Kriya Nilai Tradisi dan Ekspresi

Kategori:ARTIKEL, Kriya

Dramaturgi: Kerja Kreatif Dunia Teater

Untitled-1mkKunci utama dalam pentas teater adalah kerja sama antara aktor dan penata artistik, aktor  sebagai perabot artistik, artistik panggung memberikan gambaran rupa suasana, cerita menguatkan karakter peran dan mempertegas makna pesan, kajian lakon dibutuhkan bahasa gerak, dan rupa untuk memvisualkannya menjadi realitas teater, lakon digali secara ideologis, analogis, dan historis, interpretasi terhadap lakon kerja kreatif awal sutradara dan aktor, pemeran mewujudkannya dalam lakon, penata artististik dalam karya rupa, paskah lakon/puisi harus diinterpretasikan. Baca selengkapnya…

Kategori:ARTIKEL, Teater

Dinamika Masyarakat dan Kebudayaan

1. KONSEP-KONSEP DAN KONSEPSI-KONSEPSI KHUSUS MENGENAI PERGESERAN MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN

Semua konsep yang kita perlukan untuk menganalisa proses-proses pergeran masyarakat dan kebudayaan, termasuk lapangan penelitian antropologi dan sosiologi yang disebut dinamika sosial. Konsep yang terpenting ada yang mengenai proses belajar kebudayaan sendiri, yakni internalisasi, sosialisasi dan enkulturasi. Selain itu ada proses perkembangan kebudayaan umat manusia(evolusi kebudayaan) dari bentuk-bentuk kebudayaan yang sederahana hingga yang makin lama makin kompleks. Proses lainnya adalah proses pengenalan unsur-unsur kebudayaan asing yang disebut proses akulturasi dan asimilasi. Ada proses pembaruan(inovasi) yang berkaitan erat dengan penemuan baru(discovery) dan invention. Baca selengkapnya…

Kategori:ARTIKEL, BUDAYA
%d bloggers like this: