Beranda > BERITA, KARYA SENI RUPA, PAMERAN > Pameran Seni Rupa Menemukan Kembali Khasanah Melayu

Pameran Seni Rupa Menemukan Kembali Khasanah Melayu

CIMG0440

Memeriahkan Festival Seni Melayu Asia Tenggara (Southeast Asia Malay Art Festival) yang dilaksanakan oleh Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang di bawah naungan Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Seni Indonesia (BKS-PTSI). Acara tersebut di ikuti oleh lima negara di Asia tenggara, diantaranya Malaysia, Berunai Darussalam, Thailand, Singapura dan Indonesia. juga di ikuti oleh tujuh Perguruan tinggi seni dibawah BKS-PTSI, diantaranya Instsitut Seni Indonesia Padangpanjang, Instsitut Seni Indonesia Yogyakarta, Instsitut Seni Indonesia Surakarta, Institut Seni Indonesia Denpasar, Institut Kesenian Jakarta, dan Sekolah Tinggi Kesenian Walwatikta Surabaya.

Salah satu dari kegiatan tersebut adalah Pameran Seni Rupa (Pameran Visual Art) di Graha 165 Serambi Mekah Kota Padangpanjang, Pada 25-29 Nopember 2012. Mengusung Tema “Rediscovering The Treasures of Malay Culture” yaitu Menemukan Kembali Khasanah Budaya Melayu. Yang diikuti oleh dua Universitas Luar negeri yaitu Universtas Teknologi Mara malaysia, dan rajabhat University Thailand. Kemudian di ikuti oleh Seniman dan Fotografer Profesional Indonesia, yakni Yogyakarta dan Sumatera Barat. Juga peserta inti tujuh Perguruan Tinggi Seni di atas.

Karya seni rupa yang dipamerkan sekitar 202 karya dari 169 peserta pameran. Rincian sebagai berikut, 59 karya lukis dari 52 peserta, Kaligrafi Islam 38 karya dari 34 peserta, Grafis 14 karya dari 10 peserta, Fotografi 63 dari 51 peserta, Seni Kriya 25 karya dari 20 peserta dan 3 karya patung dari 2 Peserta. Secara keseluruhan karya yang bertemakan melayu hanyalah sekitar 75 % sedangkan 25 % lagi masih dalam konteks umum.

Pameran tersebut di buka secara resmi oleh Wali Kota Padangpanjang Suir Syam, S.Km.,M.Kes. Juga diharii oleh Ketua DPRD padangpanjang, Ketua BKS-PTSI, Rektor ISI Padangpanjang, Rektor Perguruan Tinggi Seni Se- indonesia, Kontingen Festival Asia Tenggara baik dalam maupun luar negeri, Muspida kota Padangpanjang, kepala sekolah, Guru dan Siswa beberapa sekolah di Padangpanjang, dan dosen serta mahasiswa ISI Padangpanjang. Selama lima hari pameran tersebut dihadiri lebih kurang 500 pengunjung yang tercatat di buku tamu. Hal ini membuktikan kepedulian masyarakat terhadapat karya seni rupa masih kurang. Ini menjadi tugas bersama untuk menarik perhatian masyarakat terhadap karya-karya seni rupa. Sehingga karya seni rupa tidak hanya dinimati oleh orang seni saja, namun semua orang dapat menikmatinya. (Ansar Salihin)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: