Beranda > KARYA SASTRA, Puisi > Puisi-Puisi Ansar Salihin

Puisi-Puisi Ansar Salihin

wiensDUKA SAMUDERA PASAI

Sejarah terlukis negeri tertindas
masih tergores dalam kalbu pergi tak berjejak
sepi menanti rindu memendam ingin bebas
keluar dari mulut buaya harimau menerkam kembali
masih teringat tentang Aceh ditimpa komplik merdeka
Jawa telah mengusai Pasai, telapak tangan jari terbuka
Aku beri makan Indonesia
kekejaman luluhkan rakyat semakin sengsara

Negeri ini dilumpuhkan dengan kuasa
kekuatan tak terlihat, tak mampu meraba
hilangkan lukisan duka bersejarah
pertahanan terakhir tak dianggap berdaya
perlawan Teuku Umar hanya masa lalu bercerita
partai-partai yang menentukan nasib Pasai
samudera berperang untuk umat
kemana mengadu anak bukit terjepit hutang negara
kemana mengadu anak pantai hartanya milik penguasa
nasib Pasai berjuang untuk duka

Padangpanjang, 24 Agustus 2012

SUMATERA

Awan menata di atas pulau
berjajar menumpuk di bukit barisan
terbentang dari Aceh sampai Palembang
terik menyinari wajah
bukit-bukit berkalung embun
daun-daun melambai lembutnya melayu

Sumatera kota-kota cerita bersajak
mengantar rindu pada kegelisahan
Aceh Iskandar Muda tinggal jejak-jejak pahlawan
medan pertempuran di Bukittinggi historis jadi pariwisata alam
gelisah mentari hilang deras hujan hanyutkan perjuangan
darah dan air mata melawan penjajah
Sumatera jaya embun pagi pembuka sajadah.

Sriwijaya di Palembang bercerita
pertahan Sumatera masih ada memanggil air mata langit
membasahi merapi sedang sakit
meski telah hilang samudera pasai mengusai Malaka
Islam telah sampai ke pucuk nusantara

Padangpanjang, 23 Agustus 2012

Catatan
Pasai: Kerajaan Islam di Aceh Pertama
Teuku Umar: Nama Pahlawan asal Aceh

LINGE TERLUPAKAN

Linge
di bukit-bukit berjuang untuk rakyat
Johor diserang musuh
minta bantuan Kutaraja Aceh
berangkat raja Linge Gayo pimpinan perang
tinggalkan anak ganti tahta
pertahanan berhasil dapat penghargaan putri raja
kematian Linge di tengah Samudera
Johor tak melupakan perjuangan.

Linge
sejarah melayu mencatat kerajaan nusantara
raja Johor mengenang pertahanan perang
namun Linge telah lupa akan Linge
Aceh tak mengenal linge
negara tak menganggap linge ada
Linge tak bersuara
induk pendiri Pasai
penyebar Islam di Jambi, Padang, Sulawesi, Jawa
menguasai jalur dunia, budaya dan agama

Padangpanjang, 25 Agustus 2012

Linge: Kerajaan Linge di Daerah gayo (Aceh tengah)
Kutaraja: Kerajaan Aceh di Banda Aceh
Johor: Kerajaan besar di Malaysia
Pasai : Kerajaan Islam Pertama di Aceh

Tentang Penulis
ANSAR SALIHIN mahasiswa Jurusan Seni Kriya, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang. Anak dari Pasangan Alimin dan Nurhayati, Lahir di Negeri Berselimut Kabut Desa Buntul Kepies, Bener Meriah, Aceh (11 Juni 1991). Sekarang Tinggal di Jl. A Rivai No 146 Kampung Jambak Kota Padangpanjang-Sumatera Barat. Aktif di Komunitas Seni Kuflet Padangpanjang sebagai Sekretaris Umum (2012/2014) dan sebagai Staf Redaksi di Jurnal Seni Online Kuflet.com (2011-sekarang). Lewat Kuflet ia terus berkesian dan aktif menulis, karya tulisnya berupa Puisi, Cerpen, Esai, Artikel, dan Berita. Tulisannya pernah dimuat di koran Post Metro Padang, Koran Rakyat Sumbar, Korandigital.com, Jurnal seni Online Kuflet.com, Lintasgayo.com, dan Padangmedia.com. Puisinya pernah dimuat dalam Antologi Puisi PASA Tiga Bahasa (Gayo, Indonesia, Inggris) terbitan The Gayo Institut(TGA) Takengon 2012. Dan karya Ilmiahnya sebagai terbaik I Pemilihan Mahasiswa berprestasi Tingkat Kampus ISI padangpanjang tahun 2012, Judul “Kreatifitas Seniman Berlandaskan Budaya”

Pengalaman Kesenian pernah ikut pementasan Didong dan Saman di Taman Budaya Banda Aceh (2008). Pentas Teaterikal Puisi Jiarah Bencana di Padangpanjang, Bukittinggi, dan Kota Padang (2010). Pentas Didong Modern di Gedung Teater Arena ISI Padangpanjang dan di STKIP Lubuk Alung (2011). Aktor Pendukung Pentas Teater Kemerdekaan di Taman Budaya Sumatera Barat (2011) Pentas Didong Kaloborasi dengan Rafly Kande di Gedung Horiah Adam ISI Padangpanjang (2011) Pentas Teater Jambo Beranak Duri dalam Daging Karya/Sutradara Sulaiman Juned (2012) dan Pentas Didong Kolaborasi Rapa’i di ISI Padangpanjang (2012). Karya seni kriyanya pernah ikut pameran PKA 5 Banda Aceh 2009 (Ukiran Kaligrafi: Asma Allah), Pameran Festival Serambi Mekah Padangpanjang, 2011 (Ukiran: Adat dan Agama). Pameran Kriya FSRD ISI Padangpanjang 2012 (Ukiran: Akar) dapat di hubungi di Email: winansar@ymail.com, Blog: http://www.winansar-senibudaya.blogspot.com, WordPress:http://www.5enibudaya.wordpress.com Atau hp: 085272296756

Kategori:KARYA SASTRA, Puisi
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s