Beranda > BERITA > Workshop Manajemen Evant Bersama UWRF

Workshop Manajemen Evant Bersama UWRF

485870_486557391413106_613387445_nPadang__Tujuh belas komunitas seni dan sastra yang ada di Sumatera Barat ikuti Workshop Manajemen event yang diadakan oleh Ubud Writer and Reader Festival (UWRF) yang didanai oleh Hivos dan bekerja sama dengan Komunitas Seni Intro Payakumbuh. Acara tersebut dilaksanakan di Ladang Tari Nan Jombang, Balai Kuranji Padang Sumatera Barat, Senin 3/6/2013.

UWRF merupakan salah satu yayasan yang bergerak dalam bidang Evant Organizer atau festival membaca dan menulis terutama dalam dunia sastra yang berpusat di Bali. Workshop tersebut dilaksanakan kedua kalinya setelah melaksanakan workshop tahun lalu di Riau. Tujuan kegiatan ini untuk mengembangkan manajemen event komunitas-komunitas di daerah. Tujuh belas komunitas yang mengikuti acara tersebut diantaranya komunitas Seni Kuflet Padangpanjang, Teater Langkah, Teater Rumah Teduh, Komunitas Seni Nan Tumpah, Intro, Ranah Teater, Studio Merah, Hima STKIP, Langit Teater, Teater OASE, Teater Noktah, Teater IAIN Imam Bonjol, Teater Sakata Padangpanjang, Teater Serunai Laut, Komunitas Cermin. Tubuh Jendela, BSTM, dan Komunitas Hitam Putih.

Tiga materi yang disampaikan dalam workshop tersebut diantaranya program atau konsep mengadakan sebuah evant oleh Wayan Juyata (Program Manajer UWRF), kemudian teknis operasional lapangan oleh Nanda (Operasional Manajemen UWRF) dan Sponsorship dalam mengadakan acara oleh Kade Purnami (Pengembangan Program).

Wayan mengatakan “Penyakit komunitas saat ini dalam menyelenggrakan sebuah acara adalah kesulitan mengolola sebuah event dan sponsor serta logistik. Penyelengaraan sebuah event perlu pertimbangan visi dan misi serta hasil yang ingin dicapai dari pelaksanaannya. Untuk menentukan keberhasilan sebuah event kunci utamanya terletak pada konsep pembuatan program” Katanya.

Kemudian Nanda menyebutkan “Sebagus apapun konsep dalam program kalau teknis lapangan tidak jalan maka kegiatan tidak akan berjalan dengan baik. Prosedur lapangan dalam sebuah event sekecil apapun kegiatannya harus diperhatikan dengan baik, karena kegiatan ini langsung menghadapi audien dan inti dari sebuah acara” Ungkapnya.

Kadek juga menjelaskan “Sebuah acara mustahil dapat dijalankan kalau dana tidak ada. salah satu untuk mencari sumber dana adalah mencari sponsorship yang mau mendanai atau membantu sebuah evant baik dari segi materil maupun non materil. Dalam mencari sponsorship yang sangat diperlukan adalah bagaimana membangun komunikasi yang baik dengan sponspor yang dituju” Jelasnya.

(Khairunnas/Ansar Salihin)

Kategori:BERITA
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: