Beranda > BERITA, KARYA SENI PERTUNJUKAN, Tari > Disusul Tari Likok Pulo Hangatkan Suasana

Disusul Tari Likok Pulo Hangatkan Suasana

Tari Likok Pulo IPMA Padangpanjang

Tari Likok Pulo IPMA Padangpanjang

Padangpanjang__ Disusul tari Likok Pulo yang dimainkan oleh dua belas orang dengan posisi duduk bersimpuh, berbanjar, atau bahu membahu dalam acara Pegelaran Seni Budaya Aceh dengan tema Pulang Kampung Mengenang 9 tahun Tsunami 2004, yang dilaksanakan Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Aceh (IPMA) Padangpanjang Sumatera Barat. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis malam, (26/12) di Gedung Pertemuan M. Syafe’i Kota Padangpanjang Sumatera Barat.

Likok berarti gerak tari, sementara Pulo berarti pulau. Tarian ini lahir sekitar tahun 1849, diciptakan oleh seorang ulama tua berasal dari Arab yang hanyut di laut dan terdampar di Pulo Aceh. Tari ini diadakan sesudah menanam padi atau sesudah panen padi. Seorang pemain utama yang disebut cèh berada di tengah-tengah pemain. Sedangkan gerak tari hanya memfungsikan anggota tubuh bagian atas, badan, tangan, dan kepala.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: