Beranda > BERITA, KARYA SENI PERTUNJUKAN, Musik > Musikalisasi Puisi “Kopi” Teringat Takengon

Musikalisasi Puisi “Kopi” Teringat Takengon

Musikalisasi Puisi Kopi

Musikalisasi Puisi Kopi

Padangpanjang__Tidak hanya kesenian tradisi Aceh Musikalisasi Puisi Kopi juga warnai Pegelaran Seni Budaya Aceh dengan tema Pulang Kampung Mengenang 9 tahun Tsunami 2004, yang digelar oleh Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Aceh (IPMA) Padangpanjang Sumatera Barat. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis malam, (26/12) di Gedung Pertemuan M. Syafe’i Kota Padangpanjang Sumatera Barat.

Musikalisasi Puisi Kopi adalah pertunjukan karya Ansar Salihin kemudian diaransemen oleh Fandun Alunk. Puisi ini merupakan bagian dari kumpulan Antologo puisi Kopi yang terbitkan oleh The Gayo Institut Aceh Tengah. Puisi yang berjudul Nasib Petani merupakan penggambaran kerinduan kepada kampung halaman. Selain itu, menggambarkan kondisi pentani Kopi di Gayo yang sangat terkenal dan megah tapi petani tetap miskin. Pertunjukan tersebut dimainkan oleh empat pendukung, pemusik, vokalis dan seorang pembaca puisi.

Nasib Petani

Jalan selangkah tuangkan desak dalam gelisah
terbentang hamparan hijau bertebing mentari
meski jauh tetap teringat takengon
secangkir untuk diri sendiri
hasil berlimpah entah siapa menikmati
aku khawatir pada petani dimiskinkan
dengan hianat penguasa kopi
aku khawatir pada segelas kopi untuk sendiri juga terbenam

Padangpanjang, 14 Oktober 2012

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: