Beranda > KARYA SASTRA, Puisi > SETELAH FAJAR

SETELAH FAJAR

Puisi Ansar Salihin

Cahaya tajam itu baru saja melitas setelah kelam sempurna
Disambut kicau burung kecil hinggap di ranting
Sahdu melantunkan nada pagi ini, teriaknya
Menjelang mentari terbit
Gelombang mulai kembali ke tengah laut
Bersama ombak dihempas angin ribut
Sampailah tenang jiwa ini dalam hari sempurna.

Duduk merenung menatap
Di antara lembah dan ngarai pantulkan cahaya bening
Terang, namun tak terik dalam  genggaman
Berlahan menyentuh atap sampai menjelma ke dinding
Tetesan embun mulai kering di pucuk rumput ilalang
Daun dan bunga membuka cakrawala sinyal sejuk
Inilah saatnya melangkah tinggalkan jejak
Menharap rizki terbentang di alam
Langkah awali bismillah mengharap Ridha Mu setiap saat.

Banda Aceh, 31 Maret 2015

image

Kategori:KARYA SASTRA, Puisi
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: