Beranda > Uncategorized > Profil Sulaiman Juned Narasumber Launching Buku Perempuan Berjangkat Utem

Profil Sulaiman Juned Narasumber Launching Buku Perempuan Berjangkat Utem

image

Banda Aceh-Salah satu narasumber Launching dan bedah buku Kumpulan Cerpen “Perempuan Berjangkat Utem” adalah Sulaiman Juned (Penyair, Dosen ISI Padangpanjang, Kandidat Doktor Penciptaan Seni ISI Surakarta). Laounching dan bedah buku tersebut dilaksanakan pada Senin, 18 Mei 2015 pukul 14.30 di Aneuk Kupi Lamnyong Banda Aceh. Berikut biografi Sulaiman Juned lebih lengkapnya.

Sulaiman Juned putra Aceh kelahiran  Gampong (desa) kecil Usi Dayah, kecamatan  Mutiara, kabupaten Pidie-Aceh, 12 Mei 1965. Pernah terkenal dengan nama pena Soel’s J. Said Oesy. Sulaiman Juned merupakan seorang Sastrawan Nasional, Teaterawan asal Aceh yang tinggal di Padangpanjang-Sumatera Barat.

Sejak tahun 80-an ia sudah mulai menulis ketika masih duduk di bangku SLTP. Karyanya berupa puisi yang ditulis di buku catatan bahasa Indonesia.  Puisi-puisinya lalu dibaca oleh guru Bahasa dan Sastra Indonesia SMP Negeri 3 Takengon, yaitu Siti Aisyah. Tujuan sang guru mengumpulkan buku catatan untuk memeriksa kelengkapan tulisannya, Namun Sulaiman hanya mengumpulkan puisinya karena tidak mempunyai catatan. Siti Aisyah gurunya mengembalikan buku Sulaiman sembari memberikan  alamat Koran yang ada di Indonesia untuk mengirim puisi-pusinya. Selama satu tahun menunggu baru tulisannya di terbitkan di Koran. Ketika Sulaiman menjadi sastrawan dan sering ikut temu sastrawan nasional di seluruh Indonesia, baru tahu bahwa Siti Aiysah adalah seorang Sastrawan Nasional asal Aceh Tengah.

Sulaiman Juned ketika kuliah di FKIP Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, aktif berorganisasi dan berkesenian terutama bidang teater dan sastra. Pernah menjadi ketua UKM Kesenian Unsyiah (1987-1988), pendiri/ketua UKM Teater Nol Unsyiah (1990-1995), pendiri/pimpinan Sanggar Seni Cempala Karya Banda Aceh (1986-1990), pendiri Teater Kosong Banda Aceh (1993),  pendiri Teater Peduli Banda Aceh (1995), pernah menjadi Pengurus Komite Sastra Dewan Kesenian Aceh (1998-2000), dan menjadi Pengurus Lembaga Seni Aceh (1990-2000). Masih banyak lagi kegiatan kesenian yang pernah diikuti oleh Sulaiman.

Setelah menyelesaikan sarjana di Unsyiah, Sulaiman melanjutkan berkesenian ke Jakarta. Selama tiga tahun nongkrong di bengkel W.S Wendra. Kemudian Sulaiman kembali lagi ke Aceh untuk berkesenian. Saat berada di Aceh dalam acara pertemuan Teater Indonesia di berbagai daerah, Sulaiman Juned bersua Prof. Dr. Mursal Esten (Direktur ASKI Padangpanjang-Sumatera Barat). Prof. Dr. Mursal Esten Memboyong Sulaiman Juned ke Padangpanjang untuk menjadi dosen di Jurusan Teater ASKI Padangpanjang (Sekarang telah jadi ISI Padangpanjang). Jurusan Teater baru dibuka, dan mempunyai tenaga pengajar yang memadai. Tahun 1997 Sulaiman Jened berangkat ke Padangpanjang melanjutkan cita-citanya. Harapan Prof. Dr. Mursal Esten, sang penyair yang wartawan itu bernama Sulaiman Juned dapat menjadi dosen di jurusan Teater ASKI Padangpanjang.

Sayangnya Sulaiman Juned lebih memilih menjadi mahasiswa perdana di kampus yang baru membuka jurusan baru tersebut.
Kerinduan meninggalakan kampung halaman dan dua komunitas yang tak terlupakan di  Aceh, yaitu Cempala Karya dan UKM. Teater Nol USYIAH. Prof. Dr. Mursal Esten dapat membaca itu, sehingga meminta Sulaiman Juned untuk mendirikan komunitas seni di Padangpanjang. Sulaiman Juned bersama Prof. Dr. Mursal Esten, Drs. Jufri, M.Sn, Wiko Antoni, S.Sn, Maizul, SE, dan Netti Herawati S.S. mendirikan Komunitas Seni Kuflet Padangpanjang pada tanggal 12 Mei 1997 di Padangpanjang-Sumatera Barat.

Melalui Kuflet Sulaiman Juned terus berkarya dengan warna khas dan filosofi ke Acehannya. Walaupun Komunitas Seni Kuflet terletak di Sumatera Barat, Sulaiman selalu saja berkarya mengangkat budaya dan konflik yang terjadi di Aceh. Begitulah kesetiaan Sulaiman Juned kepada kampung halamannya. Melalui Kuflet itu pula Sulaiman melepaskan rindunya kepada kampung halaman dan dua komunitas tercintanya Sanggar Cempala Karya dan Teater Nol di Aceh.

Sejak 1997 menjadi Dosen Honorer di STSI Padangpanjang, kemudian Sejak tahun 2002 Suilaman Juned menjadi dosen tetap berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Jurusan Teater STSI sekarang ISI Padangpanjang. Selain dosen ISI Padangpanjang Sulaiman Juned juga tenaga pengajar di STKIP PGRI Padang, Universitas Muhammadiah Serambi Mekah, STAI Iman Bonjol Padangpanjang, SMA Sore Padangpanjang, SMA 1 Sawah Lunto, MAN Koto Baru. Selain tenaga pengajar Sulaiman Juned juga masih aktif di dunia jurnalistik Penasehat Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dan Pimpinan Redaksi di Jurnal Seni Online Kuflet.com. Sebelum kuliah program Doktor di ISI Surakarta Sulaiman Juned menjabat sebagai Kepala Humas ISI Padangpanjang dan Ketua Pendiri ISBI Aceh.

Ansar Salihin

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: