Beranda > Uncategorized > Woe 2015 Seniman Aceh Pulang Ke Taman Budaya

Woe 2015 Seniman Aceh Pulang Ke Taman Budaya

image

Banda Aceh_Sejumlah seniman Aceh yang telah bertahun-tahun meninggalkan Aceh, kini kembali ke Aceh menggelar silaturrahmi dan doa bersama dalam tajuk “Woe 2015” di Taman Budaya Aceh, Sabtu Malam 16/05/2015. Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan pentas seni sperti baca puisi, musik dan pertunjukan lainnya oleh seniman-seniman Aceh.

Berdasarkan pantauan media ini, sejumlah seniman Aceh yang berada di luar daerah dan luar negeri hadir dalam acara tersebut seperti Wina Sanusi Wahab (Jepang), Sulaiman Juned (Sumatera Barat), Rafly Kande (Jakarta), Ikhwan Manggeng dan sejumlah seniman lainnya. Selain itu juga hadir Seniman yang berada Aceh seperti penyair Senior Aceh Rosni Idham (Meulaboh) Salman Yoga (Takengon), Zulfikar Sawang, D. Kemalawati. Juga dihadiri oleh Kepala Taman Budaya Aceh, Ketua Dewan Kesenian Aceh (Nurmaida Atmaja) serta pengurus DKA dan sanggar seni yang berada di Aceh. Selain seniman senior kegiatan ini juga dihadiri oleh seniman-seniman muda Aceh yang selama ini belum pernah berjumpa dengan seniman senior Aceh.

Sulaiman Juned selaku koordinator dalam kegiatan tersebut mengatakan ” Kita berproses berkesenian dimulai dari taman budaya ini, sampai nama kita menjadi terkenal dibesarkan oleh taman budaya. Hari ini kita mempromosikan Aceh lewat seni budaya itu berawal dari proses di Taman Budaya. Oleh karena itu, kita berkumpul di sini sebagai silaturahmi bernostalgia untuk memberikan motivasi kepada seniman muda untuk tetap berpreses berkesenian” Jelas Sulaiman Juned.

Sementara itu Samsul Bahri Cerpenis Aceh penggagas acara Woe 2015 mengungkapkan “Kita berkumpul hari ini sebagai silaturrahmi dan doa bersama untuk seniman-seniman yang telah mendahului kita. Kita semua berguru kepada mereka, berkat perjuangan seniman-seniman terdahululah kita dapat menikmati kesenian hari hari. Kita juga berharap kepada kepada pemerintah memberikan ruang kepada seniman untuk berproses berkesenian di taman budaya tampa diikat birokrasi dan sebagainya. Taman budaya ini jangan dijadikan media komersial, setiap kegiatan harus disewa. Untuk seniman bebaskan sewa pemakaian taman budaya dalam proses berkesenian. Kalau bukan seniman siapa lagi yang meramaikan dan mengaktifkan taman budaya ini” Kata Samsul

Win Ansar

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: